27 Juni 2011

Aborsi

Memaknai aborsi, bagi saya seperti tengah memahami sebentuk interaksi batin spesial dua makhluk yang tak berjarak. Ibu dan 'jiwaraganya'. Karena itu, selalu terasakan miris, prihatin, dan sedih tak terkatakan, setiap kali mendengar aborsi. Tak ada lagi yang bisa dikatakan, selain pemusnahan generasi.


Aborsi adalah kesengajaan tidak memberikan kesempatan , dan kelanjutan hidup bagi sebuah 'ruh'. Maka bagi saya, aborsi adalah sejahat-jahatnya kejahatan. Ada 'aroma' bengis, tegas, juga sadis, saat kesepakatan pemusnahan dilakukan.




Hanya sekedar renungan bagi kaum hawa. Pertimbangkanlah, apa yang hendak kalian perbuat pada calon buah hati kalian! Sesulit dan seberat apapun kehadirannya bagi kalian, Aborsi belum tentu menjadi jalan keluar yang terbaik. Bukankah aborsi adalah pemusnahan sesosok belahan jiwa yang tumbuh dari belahan jiwa lainnya? Berawal dari jenis hubungan apapun, dia adalah anugrah, dan sudah menjadi kehendak Tuhan. Maka kelahirannya tidak akan menambah sedikitpun kesengsaraan pada hidupmu. Mereka yang sengsara adalah mereka, yang selalu ingin lari dari kenyataan.


Dan bagi kalian para dokter, atau siapapun yang bergelut dalam bidang aborsi. Tidakkah kalian mestinya memikirkan sesuatu saat melakukan eksekusi kalian? Memikirkan tentang esensi ilmu medis yang kalian dapat saat kuliah dulu? Sudah tepatkah kalian memberi inspirasi bagi wanita-wanita yang kalian tolong, dibebaskan menuju jalan keluar seperti versi kalian? Tidakkah kalian berniat mendedikasikan kembali diri kalian, untuk kembali pada tujuan ilmu yang kalian dapat?


6 Comment:

  1. Wih merinding bacanya.
    Memang jaman skrg udh ga aneh dgn yg namanya aborsi. Yg kdng sengaja dilakukan karna alasan tertentu.
    Musti mempertebal iman biar ga trjd hal2 seperti itu :)

    BalasHapus
  2. haru membacanya, aborsi sama dg memmbunuh jahat sekali hix

    BalasHapus
  3. Ya Allah.. iya mas bener. Sejahat-jahatnya Ibu, dia masih punya nurani terlebih sama anaknya. Moga wanita yang disebut bangga deh ma anaknya sekarang. Ga ada dendam atopun apa :)

    Semangat! ^^

    BalasHapus
  4. Aduh postingan ama temple ama2 serem...hehe

    BalasHapus
  5. salut sma keberaniannya membuat pengakuan. Kamu benar. Gak selamanya aib itu akan mjdi aib. Didalamnya kita bisa ngambil hikmah. :)

    BalasHapus
  6. aborsi itu memang kejam!tetep semangat sobat

    BalasHapus

Please comment, kritik, or sarannya! Trims ^_@