27 Juni 2011

Aborsi

Memaknai aborsi, bagi saya seperti tengah memahami sebentuk interaksi batin spesial dua makhluk yang tak berjarak. Ibu dan 'jiwaraganya'. Karena itu, selalu terasakan miris, prihatin, dan sedih tak terkatakan, setiap kali mendengar aborsi. Tak ada lagi yang bisa dikatakan, selain pemusnahan generasi.


Aborsi adalah kesengajaan tidak memberikan kesempatan , dan kelanjutan hidup bagi sebuah 'ruh'. Maka bagi saya, aborsi adalah sejahat-jahatnya kejahatan. Ada 'aroma' bengis, tegas, juga sadis, saat kesepakatan pemusnahan dilakukan.


15 Juni 2011

Sederhana

Ada sesuatu yang patut kau ketahui
Tentang bagaimana aku mencintaimu,
Aku kira kau pun akan tahu (mungkin)
Karena aku selalu berseru (dalam hati tentu)

Aku mencintaimu dengan sederhana
Sesederhana kisah cinta Romeo dan Juliet atau Heloise dan Abelard
Ah, tidak. Itu terlalu idealis


12 Juni 2011

Gerutu Sampah Yang Terbuang

   Bagaimana kau merasa bangga...
   Dengan dunia yang sementara...
                                                                           
   (Senukil lirik lagu Opick)



Masih terekam dalam memori ingatanku,
seorang manusia dengan kefeodalannya berkata bijak padaku,...

"Aku tumbuh besar dengan harta.
Elok pesonaku karena harta.
Hidupku penuh dengan kemewahan atas adanya harta.
Jadi menurutku harta adalah segalanya.
Karena harta mampu membeli apa saja.
Termasuk sampah seperti kamu !"


Kata-kata bijak itu melahirkan sejuta umpatan dalam hatiku.

09 Juni 2011

Saatnya Bangkit

Suka dan duka adalah ilusi yang dibuat hati
Bayangnya selalu hadirkan ilustrasi hidup dalam berbagai warna warni
Suatu saat kita pasti jatuh dan berdarah
Di lain fase kita kan rasakan senang hingga pipi kita tersipu dan memerah