31 Januari 2011

Primadona Senja

Ku lihat wajahmu begitu kusut.
Kulitmu gelap bagai kabut.
Nampak lelah menunggu maut.

Ku lihat kau termangu seorang diri.
Tanpa sesosok teman mendampingi.

Wahai kau sang primadona...
Bukankah dulu kau cantik jelita.
Hingga selalu kau di puja-puja.
Namun mengapa kini kau merenta.


Wahai kau sang primadona...
Ingatkah kau di kala muda.
Sering kau abaikan datangnya cinta.
Kau fikir cantikmulah segalanya.

Kini kau mulai sadari...
Kecantikan tidaklah abadi.

Kini kau mulai sesali...
Mengapa dulu cinta kau benci.

Kini kau hanyalah manusia senja.
Kecantikanmu tlah termakan usia.
Berhiaspun kau tak kuasa.
Sang primadona tinggalah cerita.

Penyesalan tiadalah berarti.
Karna semuanya tlah terjadi.
Kesendirian harus kau nikmati...!


0 Comment:

Posting Komentar

Please comment, kritik, or sarannya! Trims ^_@