09 Desember 2012

Langkah

Seseorang berjalan di keheningan malam,...
Pelan, namun pasti.
Sedikit langkah gontai dengan kepala menatap lantai.
Sesekali kakinya menendang kerikil yang menghalangi langkahnya ...

Tarikan nafasnya terdengar pelan,...
Dia mengeluh di dalam hati, "Inikah skenario hidupku .....???"

30 November 2012

Menggali Makna Sesal

Kenapa penyesalan selalu datang di akhir? Sebuah pertanyaan bodoh yang tak mempunyai jawaban. Jikapun ada, maka jawaban paling mudah adalah, 'kalau di awal namanya bukan penyesalan, tapi rencana!' Pertanyaan telah terjawab, namun kepuasan tidak kita dapatkan.

Setiap detik adalah sejarah. Kita punya rencana, untuk mengukir sejarah yang indah dalam kehidupan kita. Namun terkadang, kita membuat sebuah kesalahan, sehingga sejarah yang terukir harus menyisakan penyesalan.

Ada yang berpendapat, 'penyesalan itu tidak ada gunanya...' Memang sih, biarpun kita ngotot menyesal, toh sejarah tetap sejarah, dan takkan pernah dapat kita ubah. Tapi sepertinya, juga teramat sulit bagi kita untuk menghindari penyesalan yang tanpa permisi mendadak nangkring di pikiran kita.

Meskipun kita telah mengaku dewasa kepada dunia, tak jarang kita berandai-andai, 'andai aja hidup ini bisa di replay, dan kesalahan demi kesalahan yang pernah diperbuat bisa di remove...' Yahh, mungkin dari situlah kini terlahir berbagai cerita fiksi yang mengkisahkan tentang seseorang yang mampu mendatangi masa lalu. Mulai dari si ilmuwan sinting Dr. Emmet Brown yang menciptakan sebuah mesin canggih, hingga sekedar menggunakan laci seperti yang dilakukan Doraemon. Maka sepertinya terlalu sinis bila kita mengatakan bahwa penyesalan itu tak ada gunanya, ketika kita mendapati telah banyak karya besar yang terlahir dari yang namanya penyesalan.

10 Juni 2012

Tentang Seseorang

Ketika otakku mulai berkarat dalam usangnya waktu,...
Seseorang hadir dan perdengarkan tawanya yang bahkan sama sekali tidak merdu.
Namun dalam sumbang suaranya, terkadang ada kebijakan dalam tuturnya.
Meskipun seringkali dia kelamkan semua putihnya dan kerap kisahkan hitamnya.

Dia selalu buat otakku bekerja.
Saat dia berkata, semua tersusun dalam sebuah permainan yang sarat makna.
Dan saat aku dan dia habiskan waktu dengan sama-sama tertawa,...
Perlahan sang waktu mulai tampakkan kuasanya.

Antara aku dan dia tak pernah terbentuk hubungan dengan dasar sebuah rasa.
Tapi aku tak menyangkal, bahwa ada kemesraan dalam sebuah abstraksi cinta.
Memang bukan jenis cinta yang akan buatku jadikan dia pendamping hidupku.
Namun selalu ada senyum yang entah kenapa tak bisa kumaknakan dengan kataku.

30 Mei 2012

Perbedaan Manusia Dan Drakula

Seorang gadis, anak manusia, sedang berlari ketakutan karena dikejar-kejar oleh dua drakula. Gadis itu berlari sekuat tenaga, tapi akhirnya tenaganya habis juga. Tak pelak, gadis itupun tertangkap. Namun, setelah para drakula berhasil menangkap gadis tersebut, malah terjadi pertikaian antara keduanya. Masing-masing dari mereka menginginkan darah gadis itu, dan tidak mau berbagi. Maka merekapun berkelahi, saling menghabisi. Setelah salah satu diantara mereka berhasil membunuh lawannya yang tak lain adalah sesama drakulanya itu, barulah ia dapat menikmati penghisapan darah pada hasil buruannya dengan tenang. Ternyata drakula tidak mengenal istilah joinan ya! Hanya karena berebut makanan saja mereka sampai harus saling membunuh.




Di lain tempat, seorang gadis drakula sedang sekarat. Sudah hampir sebulan ia tidak minum darah. Wajahnya pucat, bibirnya kering, badannya lemas bersandar pada tembok besar yang terletak dalam sebuah bangunan tua. Nampak jelas, ia merasakan sakit yang teramat. Napasnya sesak seperti orang kena asma. Bila ia tidak segera mendapatkan darah, maka hari ini juga ia akan minta pamit pada dunia.